Rooney Mengaku Sangat Capek Ditanya Soal Posisi Mainnya

Rooney Mengaku Sangat Capek Ditanya Soal Posisi Mainnya

Rooney Mengaku Sangat Capek Ditanya Soal Posisi Mainnya

Rooney Mengaku Sangat Capek Ditanya Soal Posisi Mainnya

Rooney Mengaku Sangat Capek Ditanya Soal Posisi Mainnya, Penyerang, nomor 10, atau gelandang bertahan? Pertanyaan itu terus menghantui Wayne Rooney. Penyerang Manchester United tersebut merasa capek untuk menjawabnya.

Rooney Mengaku Sangat Capek Ditanya Soal Posisi Mainnya

Polemik soal posisi terbaik Rooney saat ini muncul ketika penampilan pesepakbola 30 tahun itu menurun drastis setidaknya dalam dua musim terakhir.

Bahkan di musim ini saja, Rooney sudah dicadangkan manajer Jose Mourinho dalam tiga pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi. Padahal Rooney di awal-awal selalu jadi starter.

Masalahnya adalah Rooney dianggap sudah habis dan kehadirannya hanya mengganggu aliran permainan tim di atas lapangan. Persoalan posisi main disebut jadi alasan performa buruk Rooney itu.

Sebagai striker, Rooney tak lagi seproduktif dulu karena baru bikin satu gol sepanjang musim. Sebagai pemain nomor 10 pun, Rooney memang banyak mengumpan tapi itu lebih ke daerah sayap atau bahkan ke belakang.

Dipasang sebagai gelandang bertahan? Rasa-rasanya Marouane Fellaini lebih pantas mengisi posisi tersebut ketimbang Rooney. Maka wajar jika Rooney hanya dianggap pelengkap saat ini plus statusnya sebagai kapten.

Pertanyaan soal posisi terbaik Rooney pun tetap muncul ketika dia tampil membela timnas Inggris di Kualifikasi Piala Dunia 2018 pekan ini.

“Saya tidak tahu. Lebih baik tanyakan itu kepada Gareth (Southgate),” ujar Rooney ketika ditanya apakah dia bermain sebagai striker atau tidak melawan Malta.

“Dan juga, pertanyaan kepada Inggris soal posisi main saya – itu sudah membuat saya capek, pertanyaan soal apakah saya bermain sebagai striker, gelandang, pemain nomor 10,” sambungnya seperti dilansir Soccerway.

“Saya sudah sering menjawab pertanyaan itu dan jawabannya tetap sama. Saya akan bermain di manapun manajer memintanya.”

“Bukan saya yang memilih, saya tidak meminta masuk timnas Inggris. Saya bermain menurut instruksi pelatih dan saya yakin instruksi Gareth kepada saya – apakah bermain nantinya atau tidak – adalah instruksi yang sebisa mungkin dijalankan sebaik-baiknya,” tutup pengoleksi 116 caps bersama timnas Inggris itu.