Posts

Balotelli Menilai Suporter Nice adalah yang Terbaik

Balotelli Menilai Suporter Nice adalah yang Terbaik

Balotelli Menilai Suporter Nice adalah yang Terbaik

Balotelli Menilai Suporter Nice adalah yang Terbaik

Balotelli Menilai Suporter Nice adalah yang Terbaik, Mario Balotelli pernah membela klub-klub yang dikenal punya basis suporter kuat. Tapi ia menilai suporter Nice tetap paling mantap.

Balotelli Menilai Suporter Nice adalah yang Terbaik

Setelah dua musim yang sulit sebagai pemain Liverpool, Balotelli mulai menyibak bab baru Nice pada musim panas lalu. Sejauh ini ia sudah membuat tujuh gol dari delapan penampilan, menyamai jumlah golnya selama dua musim terakhir.

Hal itu berimbas pula pada reputasi Balotelli di mata para suporter Nice. Salah satu jersey Balotelli bahkan dikabarkan punya persentase penjualan satu setiap enam menit.

“Apa benar begitu?” ucap Balotelli balik bertanya kepada Telefoot, seperti diwartakan Football Italia.

“Keren sekali! Saya selalu gembira dengan hal semacam itu. Dari semua klub yang pernah saya bela, ini merupakan suporter paling antusias yang pernah saya punya,” tutur

“Di Inter (Milan), (AC) Milan, Manchester City, Liverpool, semua (suporternya) penuh antuasiasme, tapi di sini adalah yang terbaik,” tutur penyerang asal Italia tersebut.

Sakho Disarankan Untuk Mencari Klub Baru dan Tinggalkan Liverpool

Sakho Disarankan Untuk Mencari Klub Baru dan Tinggalkan Liverpool

Sakho Disarankan Untuk Mencari Klub Baru dan Tinggalkan Liverpool

Sakho Disarankan Untuk Mencari Klub Baru dan Tinggalkan Liverpool

Sakho Disarankan Untuk Mencari Klub Baru dan Tinggalkan Liverpool, Mamadou Sakho saat ini belum juga dapat tempat di skuat inti Liverpool. Ia pun disarankan segera angkat kaki dari Anfield.

Sakho Disarankan Untuk Mencari Klub Baru dan Tinggalkan Liverpool

Saran pertama datang dari Mario Balotelli, mantan rekan satu timnya di Liverpool yang bergabung dengan klub Prancis Nice pada bursa transfer musim panas lalu.

“Saya terkadang mengobrol dengannya. Saya bilang kepadanya, ‘Sayang sekali pemain sepertimu tidak bermain’,” kata Balotelli seperti dilansir Sky Sports.

[Baca juga: Sabar Saja, Sakho]

“Ia harus pergi. Saya mengatakan kepadanya, ‘Kalau mau, datang saja ke Nice’. Saya akan membujuknya. Akan bagus (pindah) bulan Januari nanti,” lanjut penyerang asal Italia itu.

Sakho, yang punya 28 caps dengan tim nasional Prancis, juga mendapat saran serupa dari Didier Deshamps. Peracik taktik Les Bleus itu menyebut Sakho mesti segera meninggalkan Liverpool.

“Saya merasa harus ada solusi buatnya untuk mencari klub lain pada bursa transfer Januari nanti,” sebut Deschamps.

Wasit Mengaku Salah, Kartu Merah Balotelli Ditarik Kembali

Liga108Olivier Thual mengaku bersalah atas keputusannya mengusir Mario BalotelliMario Balotelli bisa terhindar dari sanksi larangan bermain setelah mendapat kartu merah saat melawan Lorient, Minggu (02/09/16) di Allianz Riviera. Hal itu lantaran wasit Olivier Thual mengaku buat keputusan yang salah, Selasa (04/10/16). Balotelli berhasil menjadi pahlawan kemenangan OGC Nice 2-1 atas Lorient setelah mencetak gol indah di menit 86. Mantan pemain AC Milan itu pun merayakan golnya dengan melepaskan jersey tim sambil memutar-mutarkannya di udara. Wasit Mengaku Salah, Kartu Merah Balotelli Ditarik Kembali.

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia

Berkat aksi berlebihan itu, Olivier Thual selaku pengadil pertandingan langsung memberikan kartu kuning untuk sang pemain. Jelang pertandingan usai, Balotelli kembali mendapat kartu kuning yang kedua setelah dianggap melakukan perkelahian dengan Steven Moreira.

Setelah pertandingan itu usai, sang wasit kembali melihat tayangan ulang. Alhasil, ia merasa bahwa sudah melakukan keputusan yang salah dengan memberi kartu kuning untuk Moreira dan mengusir Balotelli keluar lapangan. “Olivier Thual sudah melihat rekaman pertandingan. Ia sepakat bahwa keputusan itu dalam situasi tergesa-gesa dan tak seharusnya diberikan. Wasit punya hak untuk mengatakan hal sebenarnya kepada komite disiplin,” Direktur Teknik Divisi Wasit, Pascal Garibian, kepada L’Equipe. “Kasus ini nantinya akan menunggu putusan dewan komisi disiplin, membahas soal langkah selanjutnya yang akan ditempuh,” tandasnya.

Posted By Agen Bola

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia, Sudah tampil bagus bersama Nice, Mario Balotelli tidak juga mendapatkan panggilan dari tim nasional Italia. Kendati begitu, Balotelli bisa memahaminya.

Balotelli Tetap Tidak Masuk di Dalam Daftar Timnas Italia

Pelatih tim nasional Italia, Giampiero Ventura, sudah mengumumkan skuat yang akan dibawanya untuk menghadapi Spanyol (6/10) dan Makedonia (9/10) di kualifikasi Piala Dunia 2018. Beberapa nama familiar, seperti Graziano Pelle, Eder, Ciro Immobile, dan Nicola Sansone, dipanggil untuk mengisi lini depan. Tidak ada nama Balotelli.

Tentu saja ini menjadi pertanyaan tersendiri. Pasalnya, Balotelli sedang oke. Dari 3 penampilan perdananya bersama OGC Nice di Liga Prancis, striker berdarah Ghana itu sudah mencetak 5 gol.

Kecewakah Balotelli? Tidak. Ia justru menilainya sebagai keputusan tepat.

“Saya kehilangan waktu, tapi itu layak. Saya berharap bisa kembali (ke timnas Italia) sesegera mungkin, tapi hanya jika saya berada dalam performa terbaik,” ujar Balotelli kepada Sky Sports Italia.

“Buat saya, lebih baik untuk tidak ambil bagian dalam pertandingan kali ini. Saya ingin berada dalam performa terbaik untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.”

Ventura sendiri tidak menutup mata pada penampilan bagus Balotelli belakangan ini. Ventura hanya ingin melihat apakah Balotelli bisa mempertahankan performa tersebut atau tidak.

“Sejak awal saya sudah bilang, saya tidak menutup pintu untuk siapapun.”

“Kemampuan tekniknya tidak perlu diragukan lagi, hal-hal lainnyalah yang jadi perdebatan. Sekarang, dia sudah mulai bermain dan mencetak gol lagi, kualitasnya tidak perlu diragukan lagi.”

“Tapi, dia harus mampu mempertahankan performa itu,” kata Ventura.

Setelah Jadi Pahlawan Balotelli Malah Dapat Kartu Merah

Setelah Jadi Pahlawan Balotelli Malah Dapat Kartu Merah

Setelah Jadi Pahlawan Balotelli Malah Dapat Kartu Merah

Setelah Jadi Pahlawan Balotelli Malah Dapat Kartu Merah

Setelah Jadi Pahlawan Balotelli Malah Dapat Kartu Merah, “Why always me?” begitu kata Mario Balotelli dulu. Ya, habis, mau bagaimana lagi? Pasalnya, ada-ada saja cerita atau tingkah polah yang dibuatnya.

Setelah Jadi Pahlawan Balotelli Malah Dapat Kartu Merah

Dari pernah membuat kebakaran di rumahnya sendiri karena main kembang api, lalu pura-pura cedera saat latihan demi bisa membeli iPhone terbaru, Balotelli pernah melakukannya. Ini menjadikannya –suka atau tidak suka– sosok yang menarik.

Ketika dulu digaet oleh Liverpool, sempat muncul kabar bahwa di dalam kontraknya ada klausul untuk menjaga kelakuan. Mau tidak mau juga, citra buruknya di luar lapangan ikut memengaruhi pandangan klub ataupun manajer.

Lihat bagaimana sulitnya Balotelli menemukan klub ketika Liverpool tak lagi berkenan menggunakan jasanya. Beruntung buatnya, OGC Nice datang dan bersedia menggaetnya. Rupanya, ini adalah langkah yang tepat untuk Balotelli.

Bak berjodoh, Balotelli dan Nice saling melengkapi dan saling menghidupi. Balotelli, yang butuh tempat untuk membuktikan diri dan kembali ke timnas Italia, menunjukkan tajinya di Nice dengan mencetak lima gol dalam tiga pertandingan. Imbasnya, Nice –yang kini ditangani pelatih yang pernah mengangkat Borussia Moenchengladbach, Lucien Favre– memimpin klasemen sementara Liga Prancis.

Dari delapan pertandingan sejauh ini, Nice belum pernah kalah. Mereka memimpin Ligue 1 dengan koleksi nilai 20, hasil enam kali menang dan dua kali imbang. Kemenangan teranyar mereka didapatkan atas Lorient dengan skor 2-1, Senin (3/10/2016).

Nah, di pertandingan melawan Lorient itulah Balotelli kembali membuat cerita. Tentu, cerita utamanya adalah bagaimana pemain berdarah Ghana itu menjadi pahlawan kemenangan Nice.

Nice mendapatkan perlawanan yang relatif menyulitkan dari Lorient, yang bertindak sebagai tim tamu. Bahkan, Lorient menciptakan lebih banyak kans untuk mencetak gol ketimbang Nice. Dalam catatan ESPNFC, Lorient melepaskan 17 attempts (4 on target), sementara Nice hanya melepaskan 8 attempts (2 on target).

Nice unggul lebih dulu lewat gol Ricardo Pereira di menit ke-11, sebelum Lorient menyamakan kedudukan lewat Benjamin Moukandjo di menit ke-61. Di sinilah kemudian Balotelli menjadi pahlawan.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-86, Balotelli menerima bola di dalam kotak penalti. Dengan gesit, ia menggerakkan bola ke kanannya, membuat dua orang pemain lawan sekaligus terkecoh akibat gerakannya. Setelah mendapatkan ruang tembak, ia kemudian melepaskan tembakan ke arah pojok gawang. Kiper Lorient, Benjamin Lecomte, hanya terpaku melihat gawangnya dibobol Balotelli.

Gol itu jelas melegakan. Selain karena dicetak menjelang pertandingan berakhir, juga karena Nice berhasil mengungguli lawan yang menyusahkan. Balotelli pun merayakannya dengan penuh kepuasan. Ia lantas membuka kostumnya pada perayaan itu. Tentu saja, mengingat membuka kostum saat merayakan gol dilarang, wasit pun memberikannya kartu kuning.

Tidak masalah. Toh, yang penting tim unggul. Hanya kartu kuning saja.

Namun, Balotelli justru bertindak gegabah. Pada menit 90+2, Balotelli bersitegang dengan pemain Lorient, Steven Moreira. Akibatnya, keduanya pun mendapatkan peringatan dan masing-masing “dihadiahi” kartu kuning. Tidak masalah buat Moreira yang sebelumnya belum mendapatkan kartu, tapi buat Balotelli, artinya dia harus meninggalkan lapangan. Kartu merah.

Meski mendapatkan kartu merah, Balotelli tetap mendapatkan pujian selangit. Situs resmi Nice menulis demikian: “Super Mario melepaskan sepakan menakjubkan. Sebuah momen indah tercipta dari kaki penyihir Italia itu.”